0817 467 387
Untuk melindungi diri Anda dari pengaruh negatif, apakah itu dibuat oleh Anda sendiri atau akibat kegiatan orang yang negatif disekeliling Anda, sadarilah bahwa Anda memiliki kekuatan kemauan, dan gunakanlah itu selalu sampai terbentuk dinding kekebalan untuk melawan pengaruh dalam pikiran Anda.
Sadarilah fakta bahwa Anda dan setiap manusia pada hakikatnya malas, tidak peduli, dan rentan terhadap segala macam sugesti yang serasi dengan kelemahan Anda.
Sadarilah bahwa Anda pada hakikatnya rentan terhadap 6 kekuatan dasar, dan bentuklah kebiasaan dengan tujuan untuk menangkal semua rasa takut ini.
Sadarilah bahwa pengatuh negatif sering bekerja terhadap diri Anda malalui pikiran bawah sadar, dan dengan demikian maka pengaruh itu sulit dilacak, dan jagalah agar pikiran Anda selalu tertutup dari semua orang yang menekan Anda atau menurunkan semangat Anda dengan suatu cara.
Bersihkan lemari obat Anda, buang semua botol pil, dan berhentilah meresahkan salesma, nyeri, pusing, dan semua penyakit khayalan.
Dengan sengaja carilah teman orang- orang yang bisa mempengaruhi Anda untuk berfikir dan bertindak untuk Anda.
Jangan mengharapkan datangnya kesulitan karena mereka punya kecenderungan tidak mengecewakan Anda.
Tidak diragukan lagi, kelemahan yang paling umum dari semua manusia adalah kebiasaan membiarkan pikirannya terbuja terhadap pengaruh negatif dari orang lain. Kelemahan ini lebih merusak, sebab kebanyakan orang tidak menyadari bahwa mereka dirugikan olehnya, dan banyak orang yang mengakuinya lalai atau tidak mau memperbaiki keburukan itusampai hak itu menjadi bagian kebiasaan sehari- hari yang tidak bisa dikendalikan.
Untuk membantu mereka yang ingin melihat dirinya sebagaimana keadaan yang sesungguhnya, telah dipersiapkan daftar pertanyaan berikut ini. Bacalah pertanyaan- pertanyaan ini dan nyatakan jawaban Anda keras- keras, supaya Anda bisa mendengar suara Anda sendiri. Ini akan mempermudah Anda bersikap jujur kepada diri sendiri.
Pertanyaan untuk melakukan analisis pribadi
Apakah Anda sering mengeluh ”merasa kurang enak”, dan kalau memang demikian, apa penyebabnya?
Apakah Anda mencari- cari kesalahan orang lain kalau dihasut sedikit saja?
Apakah Anda sering membuat kesalahan dalam pekerjaan, dan kalau memang demikian mengapa?
Apakah Anda sarkatis dan suka menyarang dalam percakapan?
Apakah Anda dengan sengaja menghindari pergaulan dengan seseorang, dan kalau memang demikian, mengapa?
Apa Anda sering menderita gangguan pencernaan makanan? Kalau memang demikian apa sebabnya?
Apakah kehidupan serasa sia- sia dan masa depan tanpa harapan bagi Anda?
Apakah Anda menyukai pekerjaan Anda? Kalau tidak mengapa?
Apakah Anda sering merasa kasihan kepada diri- sendiri, dan kalau memang demikian, mengapa?
Apakah Anda iri hati kepada orang yang lebih unggul daripada Anda?
Mana yang paling banyak Anda beri waktu, memikirkan sukses atau kegagalan?
Apakah Anda memperoleh makin banyak atau kehilangan kepercayaan kepada diri sendiri sementara Anda semakin tua?
Apakah Anda memetik pelajaran yang berharga dari semua kesalahan?
Apakah Anda membiarkan kerabat atau kenalan membuat Anda khawatir dan kalau memang demikian mengapa?
Apakah Anda kadang- kadang bingung, dan pada kesempatan lainnya tenggelam dalam kesedihan?
Siapa yang paling banyak memiliki pengaruh yang memberikan inspirasi kepada Anda? Apa sebabnya?
Apakah Anda memberikan toleransi kepada pengaruh negatif atau pengaruh yang menurunkan semangat yang bisa Anda hindari?
Apakah Anda tidak mempedulikan penampilan pribadi Anda? Kalau memang demikian bilamana dan mengapa?
Pernahkah Anda belajar bagaimana cara ”menenggelakan kesulitan” dengan terlalu sibuk sehingga tidak terganggu oleh kesulitan?
Apakah Anda akan menyebut diri sendiri ”orang yang lemah” kalau Anda membiarkan orang lain berpikir untuk Anda?
Apakah Anda tidak mengacuhkan instropeksi diri sendiri, hingga Anda diracuni dengan rasa gampang marah dan emosional?
Berapa banyak gangguan yang bisa dicegah menyulitkan Anda, dan mengapa Anda memberinya toleransi?
Apakah Anda menggunakan minuman keras, narkotika, ata rokok untuk ”menenangkan saraf’? Kalau memang demikian, mengapa Anda tidak memanfaatkan kekuatan kemauan saja?
Apakah seseorang ”mendesak- desak” Anda, dan kalau memang demikian, karena alasan apa?
Apakah Anda punya tujuan utama yang pasti, dan kalau memang demikian, apa tujuan itu, dan apa rencana yang Anda miliki untuk mencapainya?
Apakah Anda menderita salah satu dari enam ketakutan dasar? Kalau memang demikian, yang mana?
Apakah Anda mempunyai metode yang bisa Anda gunakan untuk melindungi diri Anda dari pengaruh negatif lain?
Apakah Anda sengaja menggunakan sugesti pribadi untuk membuat pikiran Anda positif?
Mana yang paling Anda hargai, benda duniawi yang Anda miliki, atau hak istimewa Anda untuk mengendalikan pemikiran Anda?
Apakah Anda mulai dipengaruhi orang lain dalam hal yang bertentangan dengan penilaian Anda?
Apakah hari ini menambahkan apa saja yang berharga ke dalam gudang pengetahuan atau keadaan pikiran Anda?
Apakah Anda dengan berani menghadapi keadaan yang membuat Anda tidak senang, atau menghindari tanggung jawab?
Apakah Anda menganalisis semua kesalahan dan kegagalan fan berusaha memetik keuntungan dati itu semua, atau apakah Anda mengambil sikap bahwa itu bukan kewajiban Anda?
Dapatkah Anda menyebutkan tiga kelemahan Anda yang paling merusak? Apa yang Anda lakukan untuk memperbaikinya?
Apakah Anda mendorong orang lain untuk mengadukan keresahan mereka kepada Anda untuk meminta rasa kasihan?
Apakah dari pengalaman sehari- hari Anda memilih pelajaran atau pengaruh yang membantu kemajuan pribadi Anda?
Apakah kehadiran Anda biasa memberikan pengaruh negatif kepada orang lain?
Kebiasaan orang lain apa yang paling menganggu Anda?
Apakah Anda membentuk pendapat Anda sendiri atau membiarkan diri Anda dipengaruhi orang lain?
Pernahkah Anda mempelajari bagaimana cara menciptakan keadaan pikiran yang bisa Anda gunakan untuk melindungi diri Anda dari pengaruh yang merugikan?
Apakah pekerjaan Anda mengilhami Anda dengan keyakinan dan harapan?
Apakah Anda menyadari bahwa Anda memiliki kekuatan spiritual yang cukup besar untuk memungkinkan Anda bisa membebaskan pikiran Anda dari segala bentuk rasa takut?
Apakah agama Anda membantu Anda menjaga agar pikiran Anda selalu positif?
Apakah Anda merasa merupakan kewajiban Anda untuk ikut menanggung keresahan orang lain? Kalau memang demikian, mengapa?
Kalau Anda merasa yakin bahwa ”burung yang sama buluya selalu berlkumpul bersama”,
apa yang Anda ketahui tentang diri Anda mengamati teman- teman Anda?
Hubungan apa, kalau memang ada, yang Anda lihat di antara orang- orang yang Anda ajak bergaul paling erat, dan rasa tidak senang apa yang mungkin Anda alami?
Mungkinkah bahwa seorang teman yang Anda anggap sebagai sahabat, pada kenyataannya musuh Anda yang palig besar, karena pengaruhnya yang negatif terhadap pikiran Anda
Dengan cara apa Anda menilai siapa yang paling membantu dan siapa yang paling merusak bagi Anda?
Apakah teman akrab Anda mentalnya lebih unggul atau lebih rendah daripada Anda?
Berapa banyak waktu dari setiap dua puluh empat jam yang Anda baktikan kepada:
Siapa diantara kenalan Anda:
Apakah kekhawatiran Anda yang terbesar? Mengapa Anda memberinya toleransi?
Ketika orang lain menawatkan nasihat yang tidak diminta secara cuma- cuma apakah Anda menerimanya tanpa pertanyaan atau meninjau motifnya?
Apa yang paling Anda inginkan di atas segala- galanya? Apakah Anda bermaksud mmperolehnya? Apakah Anda ingin mengesampingkan semua keinginan lainnya untuk keinginan yang satu ini? Berapa banyak waktu setiap hari yang Anda sediakan untuk memperoleh keinginan ini?
Apakah Anda sering mengubah pendirian? Kalau memang demikin mengapa?
Apakah Anda biasanya menyelesaikan apa yang Anda mulai?
Apakah Anda mudah terkesan oleh jabatan bisnis atau profesional orang lain, gelar kesarjanaan, atau kekayaan?
Apakah Anda mudah terpengaruh oleah apa yang dipikirkan atau dikatakan orang lain kepada Anda?
Apakah Anda tunduk kepada orang lain karena status sosial dan finansialnya?
Siapa yang Anda yakini sebagai orang terbesar yang pernah hidup? Dalam hal apa orang ini lebih unggul daripada Anda?
Berapa banyak waktu yang Anda sediakan untuk mempelajari dan menjawab pertanyaan- pertanyaan ini? (Palig sedikit diperlukan satu hari untuk melakukan analisis dan menjawab seluruh daftar).
Kalau Anda menjawab semua pertanyaan ini dengan jujur, Anda akan tahu lebih banyak mengenai diri Anda daripada orang lain. Pelajarilah pertanyaan- pertanyaan ini dengan cermat, kembalilah memperlajari lagi sekali seminggu selama beberapa bulan, dan Anda akan terkejut menyadari banyaknya pengetahuan tambahan yang sangat berharga bagi Anda yang akan Anda peroleh dengan metode sederhana menjawa pertanyaan dengan JUJUR! Kalau Anda tidak yakin mengenai jawaban terhadap beberapa pertanyaan, mintalah bimbingan kepada orang yang Anda kenal dengan baik, terutama mereka yang tidak punya motif untuk menyanjung Anda, dan lihatlah diri Anda melalui mata mereka. Pengalaman yang Anda peroleh akan menakjubkan. Salam Dahsyat dari saya, Ahmad Rohkib!!
Sat, 12 Dec 2009 @20:44dieem |
Wed, 3 Mar 2010 @12:02evy |
Thu, 4 Mar 2010 @02:30admin |